Waspada Hoaks Rekrutmen, Agrinas Palma Perkuat Sistem Keamanan Digital

Jakarta, 11 Juli 2025 – Dunia digital membawa kemudahan, namun juga menghadirkan tantangan baru. Salah satunya adalah penyebaran hoaks yang menyasar proses rekrutmen perusahaan. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjadi salah satu BUMN yang terdampak oleh praktik penipuan berbasis digital ini.

Direktur SDM dan Umum PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Memed Kosasih Setia Putra, menyebut hoaks rekrutmen bukan hal baru. “Di perusahaan-perusahaan besar yang pernah saya tangani, hampir semuanya pernah menghadapi modus serupa,” ujarnya dalam wawancara bersama Tim Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan di suatu sore di kantornya di HK Tower, Jumat (11/7).

Salah satu modus yang kerap ditemui adalah pengiriman tiket perjalanan palsu kepada calon pelamar kerja. “Tiket dicetak atas nama pelamar, seolah-olah resmi, padahal belum dibayar. Pelaku meminta si korban untuk membayar terlebih dulu, dengan dalih akan diganti perusahaan,” kata Memed.

Modus lainnya, lanjutnya, memanfaatkan alamat email yang menyerupai akun resmi perusahaan. “Beda satu huruf atau satu titik saja, tapi isinya meminta transfer uang. Bahkan ada yang mengaku dari kantor pusat luar negeri agar lebih meyakinkan,” tutur Memed.

Di perusahaan sebelumnya, ia pernah menghadapi kasus serupa. Salah satu email palsu bahkan berhasil menipu karyawan dan membuat kerugian finansial. “Kami langsung melaporkan ke polisi dan melakukan upaya klarifikasi publik secara digital.”

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengadopsi pendekatan tiga lapis: konfirmasi internal, klarifikasi publik, dan kolaborasi dengan otoritas hukum. Begitu ada laporan dugaan hoaks, langkah pertama yang dilakukan adalah konfirmasi internal.

“Biasanya kami konsultasi dulu ke bagian legal, lalu memutuskan apakah akan membawa ke ranah hukum,” jelas Memed.

Langkah berikutnya adalah klarifikasi melalui kanal digital resmi. “Kami selalu menegaskan bahwa proses rekrutmen di Agrinas tidak memungut biaya apa pun,” tegasnya. Informasi tersebut disebarluaskan melalui situs web, media sosial resmi, dan komunikasi internal.

Yang tak kalah penting, Agrinas menggencarkan edukasi internal, mengajak seluruh karyawan untuk proaktif. “Kami imbau semua tim melaporkan akun-akun mencurigakan., jika banyak yang melaporkan di media sosial, seperti Instagram atau platform lain, kami akan men-take down akun tersebut,” tambahnya.

Bahaya Akun Palsu Terverifikasi

Beberapa hal yang mengejutkan, hoaks tak hanya datang dari akun abal-abal. Agrinas pernah menemukan akun yang terverifikasi tetapi menyebarkan informasi palsu. “Pelakunya bahkan memasang iklan berbayar agar lebih meyakinkan. Ini menunjukkan bahwa mereka serius dan sangat niat menipu,” ujar Memed.

Ia menekankan pentingnya literasi digital di tengah masifnya penyebaran informasi. “Jangan mudah percaya hanya karena akun centang biru atau iklan muncul di timeline. Cek sumber dan konfirmasi ke kanal resmi perusahaan.”

Kunci utama dalam menangkal hoaks, menurut Memed, adalah konsistensi komunikasi publik. “Kita tak boleh diam. Klarifikasi harus dilakukan secara rutin dan berkala agar masyarakat sadar. Kalau kita pasif, pelaku mengira celah masih terbuka,” ujarnya.

Jejak Profesional dan Ketajaman Strategi

Memed bukan nama baru di dunia manajemen SDM dan keamanan korporat. Berpengalaman lebih dari 30 tahun di sektor perkebunan dan industri kelapa sawit, ia pernah menjabat sebagai Director Human Capital di KPN Group dan Wilmar International. Ia dikenal sebagai pemimpin transformasional, mampu mengubah sistem dari sekadar cost center menjadi profit center, sekaligus menjaga harmoni hubungan industrial.

Pengalamannya menghadapi tantangan keamanan digital di perusahaan-perusahaan sebelumnya menjadi modal kuat dalam mengelola risiko serupa di Agrinas. “Kita tak bisa berharap hoaks hilang, tapi kita bisa membangun sistem yang tangguh untuk menangkalnya,” ujarnya.

Dalam menghadapi ancaman hoaks, Agrinas Palma tak berjalan sendiri. Perusahaan membuka kemungkinan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, lembaga sertifikasi digital, dan komunitas literasi digital.

Terakhir, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di dunia maya. “Jangan langsung percaya. Verifikasi dan cek ke sumber resmi. Kalau ragu, tanyakan langsung ke perusahaan, bukan ke akun tidak dikenal.”

INFO PENTING UNTUK PELAMAR

Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan

  • Proses rekrutmen di PT Agrinas Palma Nusantara tidak dipungut biaya apa pun
  • Informasi resmi hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi perusahaan
  • Jika menemukan akun mencurigakan, segera laporkan

Divisi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan