
JAKARTA, 22 September 2026 - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kolaborasi dengan Ombudsman Republik Indonesia untuk mencegah maladministrasi dan memperkuat tata kelola perusahaan. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi antara jajaran Direksi Agrinas Palma dan delegasi Ombudsman RI di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan bahwa perusahaan mengedepankan pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan masyarakat dalam menjalankan mandat pengelolaan perkebunan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan kolaboratif dalam menjalankan mandat perusahaan. Pelibatan masyarakat dilaksanakan melalui pola kemitraan, koperasi, dan pengembangan plasma untuk meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat ekonomi bersama,” ujar Abdul Ghani.
Ia menambahkan bahwa pendampingan Ombudsman RI penting untuk mendukung penerapan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan.
“Kolaborasi dengan Ombudsman RI menjadi langkah positif bagi perusahaan untuk memastikan setiap proses dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance dan Good Agricultural Practices secara konsisten dalam mewujudkan pengelolaan perkebunan yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin menyambut baik keterbukaan Agrinas Palma. Ia menyatakan kesiapan Ombudsman RI untuk memberikan pendampingan dalam pencegahan maladministrasi dan penguatan tata kelola.
“Ombudsman RI siap memberikan pendampingan dalam pencegahan maladministrasi dan penguatan tata kelola. Pendampingan ini diharapkan dapat mendukung tertib administrasi, transparansi, akuntabilitas, serta pelaksanaan kegiatan perusahaan yang sesuai dengan ketentuan,” tutur Fikri.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan koordinasi kedua institusi untuk mendukung pengelolaan perkebunan nasional yang profesional, transparan, produktif, dan berkelanjutan.
Turut hadir Direktur Hubungan Kelembagaan Cucu Somantri, Direktur Kemitraan dan Plasma Seger Budiarjo, Direktur SDM dan Umum Erry Herman, serta jajaran kedua institusi.
