
Jakarta, 4 Agustus 2026 - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memaparkan capaian kinerja Semester I Tahun 2026 dalam rapat bersama PT Danantara Asset Management (DAM), Selasa (4/8). Dalam pemaparan tersebut, Perseroan menyampaikan berbagai hasil transformasi yang berhasil mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Berkat transformasi yang dijalankan dengan dukungan Danantara, Agrinas Palma mencatatkan pertumbuhan positif sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan energi.
Sepanjang Semester I Tahun 2026, Agrinas Palma membukukan penjualan sebesar Rp1,82 triliun, meningkat 184 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp890 miliar, atau tumbuh 150 persen secara tahunan. Sementara itu, EBITDA mencapai Rp870 miliar, meningkat 146 persen dibandingkan Semester I 2025. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas transformasi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta memperkuat kinerja bisnis secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, hingga digitalisasi proses bisnis.
"Transformasi yang kami jalankan bersama dukungan Danantara telah memperkuat fondasi Agrinas Palma untuk tumbuh menjadi perusahaan yang semakin sehat, efisien, dan berdaya saing. Berbagai pembenahan yang kami lakukan mulai menunjukkan hasil nyata dan menjadi modal penting bagi Perseroan untuk menjalankan penugasan strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional," ujar Mohammad Abdul Ghani.
Sebagai BUMN yang mendapat penugasan melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026, Agrinas Palma terus mempercepat pengembangan komoditas pertanian strategis, yaitu kelapa sawit, jagung, kedelai, dan singkong. Pengembangan tersebut diintegrasikan dengan industri hilir, seperti biodiesel dan bioetanol, sehingga mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.
Untuk mendukung target tersebut, Perseroan terus melaksanakan berbagai langkah transformasi, antara lain penguatan sistem penjualan melalui mekanisme tender yang lebih transparan, pelaksanaan Asset Verification berbasis pemetaan udara, implementasi Digital Farming, persiapan penerapan Enterprise Resource Planning (ERP), implementasi Integrated Procurement System (IPS), penguatan kemitraan bersama koperasi, serta penyederhanaan struktur organisasi agar lebih adaptif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Di sisi pengembangan usaha, Agrinas Palma juga mempercepat penyelesaian legalitas lahan serta mempersiapkan sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua Selatan dan pengembangan komoditas pangan di berbagai wilayah Indonesia. Seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk membangun ekosistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam mendukung agenda swasembada pangan dan energi nasional.
Memasuki Semester II Tahun 2026, Agrinas Palma optimistis tren pertumbuhan perusahaan akan terus berlanjut. Dengan dukungan Danantara serta sinergi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, Perseroan akan terus memperkuat transformasi, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat hilirisasi pertanian guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
